The Indonesia Times - Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel untuk mengamankan ajang ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026. Di balik besarnya kekuatan pengamanan, event ini bukan sekadar turnamen sepak bola, tetapi juga ujian kesiapan Sumut sebagai tuan rumah event internasional.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan pendekatan preventif hingga penegakan hukum. “Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sukses serta memberi citra positif bagi Sumatera Utara,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Baca juga: Razia Gabungan Brimob dan BNNP di Medan, Dua Pengunjung Positif Narkoba
Pengamanan tidak hanya terpusat di stadion, tetapi meluas hingga Bandara Kualanamu, hotel, hingga jalur mobilitas tim dan official. Sistem tiga lapis diterapkan, mulai dari area inti stadion hingga akses luar, dengan pemeriksaan ketat bagi penonton untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Baca juga: Viral! Judi Tembak Ikan Dekat Masjid dan RS, Warga Minta Polisi Bertindak
Selain itu, rekayasa lalu lintas dan pengawalan khusus bagi peserta dan tamu VIP juga disiapkan guna menghindari hambatan selama turnamen berlangsung. Polda Sumut bahkan menyiagakan command center berbasis CCTV serta skenario evakuasi darurat sebagai langkah mitigasi risiko.
Dengan skala pengamanan besar dan terintegrasi, kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi Sumut untuk menunjukkan standar keamanan event internasional. Keberhasilan pengamanan dinilai akan berdampak langsung pada kepercayaan publik dan peluang Indonesia menjadi tuan rumah ajang global di masa depan.
Baca juga: Kasus Deposito Fiktif BNI Aeknabara, Uang Umat Rp28 Miliar Diduga Digelapkan
(Binsar Simatupang)
Editor : Rico