TheIndonesiaTimes - Sebanyak 24 warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan Udara Israel. Pasukan Israel melakukan serangan melalui udara ke ke jalur Gaza sehingga menewaskan warga sipil Palestina.
Baca juga: 88 Ulama Majelis Pakar Disebut Sepakat Usung Mojtaba Khamenei
Dilaporkan Reuters, tank-tank Israel terus melaju semakin dalam ke wilayah barat Rafah. Rumah-rumah di sekitar wilayah itu dihancurkan.
Dua serangan udara Israel menghantam dua sekolah di Kota Gaza. Dari serangan itu, sedikitnya 14 orang tewas, kata petugas medis, dikutip Reuters, Rabu (26/6/2024).
Baca juga: Pemimpin Fraksi Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan di Lebanon
Selain itu, Israel juga menyerang sebuah umah di kamp Shati, salah satu dari delapan kamp pengungsi bersejarah di Jalur Gaza. Serangan itu menewaskan 10 orang lainnya.
Rumah di Shati adalah milik keluarga besar pemimpin politik Hamas, Haniyeh, yang kini tinggal di Qatar. Salah satu saudara perempuan Haniyeh, terbunuh.
Baca juga: Setelah Khamenei Tewas, AS Tegaskan Operasi Militer ke Iran Berlanjut
Hassan Kaskin, tetangga Haniyeh, mengatakan rumah keluarga Haniyeh dihantam tanpa peringatan terlebih dahulu pada Selasa (25/6) pagi. Rekaman yang diperoleh Reuters menunjukkan bangunan bertingkat itu hancur menjadi puing-puing.
"Mereka berjumlah 10 orang, tiga di antaranya tersebar di luar rumah dan tujuh di bawah reruntuhan - tanpa peringatan sebelumnya, dengan orang-orang di sekitar mereka, dan ada yang terluka di antara tetangga," ujar Kaskin, seperti dilaporkan Reuters.
Editor : cah