TheIndonesiaTimes - Peran media dalam menyampaikan informasi publik yang akurat dan berimbang di sektor kepelabuhanan menjadi topik utama dalam pertemuan silaturahmi antara manajemen PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Prima Terminal Petikemas (Prima TPK), serta jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang didampingi Ketua PWI Sumatera Utara.
Pertemuan yang dikemas secara santai tersebut berlangsung di Bolang Durian, kawasan Padang Bulan, Medan, Kamis (25/12/2025).

Dalam suasana informal dan penuh keakraban, para pihak berdiskusi ringan sambil menikmati durian, membahas pentingnya sinergi antara insan pers dan pelaku industri pelabuhan. Diskusi tersebut menyoroti peran strategis media dalam mendukung sektor kepelabuhanan yang memiliki kontribusi besar terhadap kelancaran arus logistik dan perekonomian nasional. Media dinilai memiliki fungsi vital sebagai jembatan informasi antara pengelola pelabuhan dan masyarakat luas.

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal (BNCT), Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang sehat, terbuka, dan konstruktif antara media dan pelaku sektor kepelabuhanan. “Pertemuan ini menjadi ruang dialog yang positif antara media dan pelaku industri kepelabuhanan. Melalui komunikasi yang terbuka dan informal, diharapkan terbangun pemahaman yang lebih baik, sehingga informasi mengenai sektor kepelabuhanan dan logistik dapat disampaikan kepada publik secara objektif, berimbang, dan edukatif,” ujar Rizki.

Ia menambahkan, transparansi informasi dan keakuratan pemberitaan menjadi kunci penting dalam meningkatkan literasi publik terkait peran pelabuhan sebagai simpul utama distribusi logistik nasional. Melalui pertemuan ini, para pihak berharap sinergi antara media dan sektor kepelabuhanan dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mendukung transparansi informasi, meningkatkan kepercayaan publik, serta menciptakan ekosistem komunikasi yang kredibel dan berkelanjutan di sektor kepelabuhanan. (Binsar Simatupang)