TheIndonesiaTimes - Prestasi membanggakan kembali datang dari panggung nasional. Audellya Ambara Harsono, finalis asal DKI Jakarta, berhasil meraih gelar Runner Up 4 sekaligus Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025 pada ajang Puteri Anak Indonesia 2025. Sebelumnya, Audellya lebih dulu dinobatkan sebagai Puteri Anak Indonesia Jakarta 2025, menyisihkan 41 peserta lain dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam wawancara dengan awak media di Jakarta, baru-baru ini, Audellya yang akrab disapa Audy mengisahkan perjalanan dan perjuangannya hingga berhasil mengharumkan nama DKI Jakarta di tingkat nasional.

“Saya sangat bersyukur dan bahagia. Awalnya saya mengikuti Puteri Anak Indonesia Jakarta 2025 dan terpilih sebagai winner. Setelah itu saya mulai mempersiapkan diri untuk ke nasional dengan belajar catwalk dan public speaking bersama Miss Deiby, hingga mengikuti seluruh rangkaian karantina nasional. Akhirnya saya mendapat gelar Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025. Rasanya luar biasa,” ujar Audellya penuh semangat.

Menurut Audellya, keikutsertaannya di ajang ini murni berasal dari keinginannya sendiri. Ia mengaku sejak kecil sudah tertarik dengan dunia modeling dan pageant. Ia juga terinspirasi oleh Neneknya yang sebelumnya aktif di dunia tari dan entertainment sebagai aktris.

“Saya ikut pageant karena keinginan saya sendiri. Dari dulu saya suka modeling. Awalnya saya ikut kelas modeling, lalu melihat kakak-kakak kelas ikut pageant dan saya jadi tertarik untuk mencoba juga,” tuturnya.

Audellya pun menceritakan bagaimana teman-teman dan guru-gurunya di sekolah yang berlokasi di Amerika memberikan dukungan besar atas prestasinya.

“Teman-teman saya sangat antusias dan bahkan membuat video ucapan selamat. Guru-guru saya juga sangat mendukung dan senang sekali saya bisa mendapatkan gelar ini,” katanya bangga.

Sebagai Puteri Anak Indonesia Pendidikan 2025, Audellya memiliki advokasi bertajuk “Wear You Crown Inside”, yang mengajak anak-anak untuk mengenali nilai diri, rasa percaya diri, serta pentingnya pendidikan dan karakter positif. Ia juga dikenal aktif mempromosikan budaya Indonesia selama tinggal di Amerika Serikat, termasuk mengenalkan batik kepada teman-teman sekolahnya di sana.

Ke depannya, Audellya berencana melanjutkan advokasinya di bidang literasi dengan cara mengajar Bahasa Indonesia kepada generasi muda keturunan diaspora Indonesia yang sudah lama tinggal di Amerika dan tidak lagi fasih berbahasa Indonesia. Ia menyebut,  advokasi wear your crown inside dan misi pendidikan.

“Saya punya kebiasaan memakai batik setiap awal bulan. Suatu hari saya memakai batik hijau ke sekolah, teman-teman saya penasaran dan saya jelaskan bagaimana proses membuat batik dengan canting. Mereka sangat tertarik dan kagum sekali,” cerita Audellya.

Ibunda Audellya juga menambahkan bahwa sebelum berangkat ke Amerika, Audellya sempat belajar mencanting di sebuah workshop dan membawa beberapa kain batik untuk diperkenalkan di sana.

“Kami bangga sekali karena Audellya bisa menjadi jembatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri. Selain batik, melalui perannya sebagai Puteri Pendidikan, dia juga membawa pesan tentang pentingnya literasi dan pendidikan,” ujarnya.

Regional Director Puteri Anak dan Remaja Jakarta, Sri Sintawati, turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi Audellya.

“Kami sangat bangga atas pencapaian Audellya. Potensinya luar biasa. Selama ini advokasinya dari Amerika selalu dilaporkan dengan baik. Sebelum berangkat ke luar negeri, ia sudah mempersiapkan diri dengan matang dan membawa batik untuk dipromosikan. Ini bentuk nyata kontribusi anak Indonesia di kancah internasional,” ungkap Sri Sintawati.

Sebagai penutup, Audellya membagikan pesan inspiratif bagi anak-anak lain di Indonesia.

“Kalau kamu punya hobi yang kamu sukai, tekunilah. Ketika ada kesempatan untuk menunjukkan kemampuanmu, ambil kesempatan itu. Yang terpenting itu bukan kemenangan, tapi pelajaran berharga yang kita dapatkan selama prosesnya. Dari pageant ini saya belajar untuk tidak mudah menyerah dan berani mengejar mimpi,” ucap Audellya penuh keyakinan.

Tak lupa, Audellya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Regional Director Sri Sintawati serta guru public speaking-nya, Miss Deiby, atas bimbingan dan dukungan selama perjalanan menuju ajang nasional. Ia juga berterima kasih kepada para keluarga dan teman-teman, serta semua pendukung yang selalu memberikan semangat kepadanya.