The Indonesia Times - Kehadiran Bank Jakarta di ajang Jakarta Fair 2026 menjadi strategi mempercepat adopsi layanan keuangan digital di tengah aktivitas ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan ini, transaksi non-tunai didorong langsung di pusat keramaian publik yang melibatkan ribuan pelaku usaha.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, mengatakan pengunjung kini dapat menggunakan aplikasi JakOne Mobile untuk bertransaksi di berbagai tenant, termasuk pelaku UMKM yang tersebar di area pameran.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merasakan kemudahan transaksi digital secara langsung, termasuk di event sebesar Jakarta Fair,” ujarnya saat pembukaan, Kamis (11/6/2026).

Tak hanya transaksi, Bank Jakarta juga menghadirkan konsep Engagement Store yang menggabungkan layanan perbankan dengan pengalaman belanja digital melalui kolaborasi dengan Blibli. Pengunjung dapat membuka rekening secara online, mengajukan kredit, hingga melakukan setor dan tarik tunai melalui fasilitas ATM-CRM yang tersedia di lokasi.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa kehadiran ini juga bertujuan memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat interaksi dengan masyarakat.

“Melalui partisipasi ini, kami ingin membangun pengalaman transaksi yang lebih dekat, sekaligus mendorong ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Arie.

Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara digital di Anjungan Pemprov DKI Jakarta, menandakan integrasi layanan publik dengan sistem perbankan yang semakin praktis.

Dengan strategi ini, Bank Jakarta tidak hanya mempromosikan layanan digital, tetapi juga mempercepat transformasi perilaku masyarakat menuju transaksi cashless di ruang publik dan sektor UMKM.