Kementerian Pertanian

Rehabilitasi Sawah Rp5 Triliun di Sumatera, DPR Ingatkan Risiko Penyalahgunaan

Reporter : Rico
Negara harus memastikan bantuan benar-benar diterima petani, bukan hanya berhenti di level administrasi.

The Indonesia Times -Kementerian Pertanian menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk merehabilitasi sawah rusak akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini ditujukan untuk memulihkan lahan pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pangan di daerah terdampak.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKB, Usman Husin, mengingatkan bahwa besarnya anggaran tersebut harus disertai pengawasan ketat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan penyimpangan.

Baca juga: Akses Air Bersih Jadi Fokus Pemulihan Pascabanjir di Pasar Rakyat

“Kami mendukung rehabilitasi sawah pascabencana, tetapi Kementan harus membuka secara jelas mekanisme pelaksanaannya agar publik dapat ikut mengawasi,” ujar Usman, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Banjir Bandang Sitaro Tewaskan 16 Orang, Tiga Warga Masih Hilang

Menurutnya, rehabilitasi sawah merupakan langkah penting untuk membantu petani bangkit setelah kehilangan lahan, panen, dan modal akibat bencana alam.

“Negara harus memastikan bantuan benar-benar diterima petani, bukan hanya berhenti di level administrasi,” tegas legislator asal Nusa Tenggara Timur tersebut.

Baca juga: Presiden Prabowo Tinjau Jembatan Darurat dan Posko Kesehatan di Tapanuli Selatan

Ia juga mendorong pelibatan pemerintah daerah dan kelompok tani dalam pendataan dan pelaksanaan program agar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Editor : Rico

Nasional
Berita Populer
Berita Terbaru