The Indonesia Times - Di tengah pesatnya perkembangan industri konstruksi, PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (AMBPI) memanfaatkan ajang Indo Build Tech 2026 sebagai sarana edukasi sekaligus penguatan inovasi material bangunan di Indonesia.
Pameran yang akan digelar pada 8–12 Juli 2026 ini menjadi momentum bagi AMBPI untuk tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku industri mengenai pentingnya penggunaan material berkualitas dalam konstruksi.
Sales & Marketing Department Head PT AMBPI, Yadrata, mengatakan partisipasi perusahaan tahun ini difokuskan pada pendekatan yang lebih interaktif. “Kami ingin pengunjung tidak hanya melihat produk, tetapi juga memahami cara aplikasi dan manfaatnya secara langsung di lapangan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Dalam pameran tersebut, AMBPI menghadirkan berbagai solusi material bangunan mulai dari perekat keramik, waterproofing, pengisi nat, hingga campuran beton. Selain itu, perusahaan juga memperkenalkan inovasi terbaru seperti AM 56 Epicron Pro 2K yang tahan air dan jamur, serta AM 79 Super Plasticizer Technology untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan beton.
Menurut Yadrata, inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan konstruksi modern yang menuntut efisiensi, ketahanan, dan kemudahan aplikasi. “Kami terus menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar agar dapat memberikan solusi yang relevan dan berkualitas tinggi,” jelasnya.
Partisipasi ini juga menjadi strategi AMBPI untuk memperluas jaringan bisnis sekaligus memperkuat hubungan dengan kontraktor, developer, dan konsumen. Pengunjung pameran juga dapat berkonsultasi langsung dengan tim teknis serta mengikuti berbagai aktivitas interaktif yang disiapkan di booth.
Dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di industri bahan bangunan, AMBPI menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mendukung pembangunan infrastruktur nasional melalui produk-produk berkualitas.
Melalui Indo Build Tech 2026, perusahaan berharap dapat semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi material bangunan sekaligus mendorong peningkatan standar konstruksi di Indonesia.